DOWNLOAD VIA ZIDDU.COM
JIKA LINK TIDAK BERFUNGSI KLIK ICON FACEBOOK KAMI YANG ADA DI KANAN POSTINGAN!!!
SEMOGA BERMANFAAT
1.
Pengertian Ketoprak
Hampir sama dengan ludruk, ketoprak merupakan drama
tradisional yang diperagakan oleh sebuah grup kesenian dan digelarkan di sebuah
panggung dengan mengambil cerita dari sejarah, cerita panji, dongeng dan
lainnya dengan diselingi lawak. Ketoprak muncul pada tahun ± 1922 pada masa
Mangkunegaran. Kesenian ini diiringi musik dari gamelan yang berupa lesung,
alu, kendang dan seruling. Karena cerita atau pantun-pantunnya merupakan
sindiran kepada Pemerintah atau Kerajaan maka kesenian ketoprak ini dilarang.
Namun kesenian rakyat ini akhirnya tetap berkembang di pedesaan/ pesisiran.
Setelah sampai di Yogyakarta ketoprak disempurnakan dengan iringan gamelan Jawa
lengkap dengan tema ceritanya mengambil babad sejarah, cerita rakyat atau
kerajaan sendiri. Ketoprak ini dilakukan oleh beberapa orang sesuai dengan
keperluan ceritanya.
Adapun ciri khas dari ketoprak ini dilakukan dengan dialog bahasa Jawa. Tema
cerita dalam sebuah pertunjukan ketoprak bermacam-macam. Biasanya diambil dari
cerita legenda atau sejarah
Jawa. Banyak pula diambil cerita dari luar negeri.
Tetapi tema cerita tidak pernah diambil dari repertoar cerita epos
(wiracarita): Ramayana dan Mahabharata. Sebab nanti
pertunjukkan bukan ketoprak lagi melainkan menjadi pertunjukan wayang orang.
2.
Sejarah Ketoprak
Ketoprak adalah satu dari puluhan kesenian tradisional yang masih dapat
bertahan hingga sekarang. Kesenian ini lahir sekitar tahun 1920 di Solo, namun
mencapai puncaknya di Jogja pada sekitar tahun 1950an.
Semula ketoprak merupakan hiburan rakyat yang diciptakan oleh seseorang di luar
kerajaan. Mereka menyiapkan panggung dan berlagak menjadi raja, pejuang,
pangeran, putri, dan siapa pun yang mereka inginkan. Pada perkembangannya,
hiburan ketoprak juga diminati oleh anggota kerajaan, dan di setiap
penampilannya selalu ada pelawak yang membuat ketoprak terasa semakin hidup.
Kesenian yang dalam penyajian atau pementasannya menggunakan bahasa Jawa ini
memiliki cerita yang beragam dan menarik. Mirip dengan teater, pertunjukan ini
diisi dengan dialog-dialog yang membawa penonton merasakan atmosfir “dunia”
Jawa pada masa Raja-Raja berkuasa.
Ceritanya diambil dari mana saja, baik dari sejarah tanah Jawa hingga
cerita-cerita fantasi. Penampilannya juga selalu disertai tembang-tembang Jawa
yang disisipkan di beberapa bagian cerita, sehingga dapat juga dibilang
ketoprak di satu pihak mirip dengan operet. Kostum dan dandanannya menyesuaikan
dengan adegan atau lakon.
Pada awalnya, ketoprak menggunakan iringan suara lesung dan alu yang biasa
digunakan sebagai alat penumbuk padi. Alat-alat ini menimbulkan suara: prak,
prak, prak, yang merupakan asal dari kata ketoprak. Namun saat ini jalan cerita
ketoprak diiringi oleh irama gamelan dan keprak yang tak henti. Dan ini sangat
menarik dinikmati, terutama apabila memang pertunjukan ketoprak yang disuguhkan
meng`ngkat cerita humor yang dapat mengundang tawa.
3.
Jenis-jenis Ketoprak
Beberapa jenis ketoprak
antara lain :
· Ketoprak Lesung
Sesuai dengan namanya, alat musik yang dipergunakan dalam Ketoprak ini terdiri
dari lesung, kendang, terbang dan seruling. Ceritera yang dibawakan adalah
kisah-kisah rakyat yang berkisar pada kehidupan di pademangan - pademangan,
ketika para demang membicarakan masalah penanggulangan hama yang sedang melanda
desa mereka atau ceritera-ceritera tentang Pak Tani dan Mbok Tani dalam
mengolah sawah mereka.
Oleh karena itu kostum yang dipakaipun seperti keadaan mereka sehari hari sebagai penduduk pedesaan, ditambah dengan sedikit make up yang bersifat realis.
Untuk mementaskan Ketoprak Lesung dibutuhkan pendukung sebanyak ± 22 orang, yaitu 15 orang untuk pemain (pria dan wanita) dan 7 orang sebagai pemusik. Dalam pertunjukan ini tidak dikenal adanya vokalis khusus atau waranggana. Vokal untuk mengiringi musik dilakukan bersama-sama baik oleh pemusik maupun pemain.
Pertunjukan Ketoprak Lesung ini menggunakan pentas berupa arena dengan desain lantai yang berbentuk lingkaran. Sampai sekarang Ketoprak Lesung yang ada masih mempertahankan alat penerangan berupa obor, tetapi ada juga pertunjukan Ketoprak Lesung yang menggunakan lampu.
Oleh karena itu kostum yang dipakaipun seperti keadaan mereka sehari hari sebagai penduduk pedesaan, ditambah dengan sedikit make up yang bersifat realis.
Untuk mementaskan Ketoprak Lesung dibutuhkan pendukung sebanyak ± 22 orang, yaitu 15 orang untuk pemain (pria dan wanita) dan 7 orang sebagai pemusik. Dalam pertunjukan ini tidak dikenal adanya vokalis khusus atau waranggana. Vokal untuk mengiringi musik dilakukan bersama-sama baik oleh pemusik maupun pemain.
Pertunjukan Ketoprak Lesung ini menggunakan pentas berupa arena dengan desain lantai yang berbentuk lingkaran. Sampai sekarang Ketoprak Lesung yang ada masih mempertahankan alat penerangan berupa obor, tetapi ada juga pertunjukan Ketoprak Lesung yang menggunakan lampu.
Salah satu perbedaan Ketoprak Lesung dengan Ketoprak Gamelan adalah adanya
unsur tari. Pada waktu masuk atau keluar panggung atau kegiatan lain pemain
Ketoprak Lesung melakukannya dengan tarian yang bersifat improvisasi.
Lama
pertunjukan Ketoprak Lesung ini tergantung pada kebutuhan. Bila diminta bermain
semalam suntuk maupun setengah malam pemain ketoprak ini akan menyesuaikan diri
dengan mengambil lakon yang tepat untuk itu, akan tetapi dengan catatan bahwa
pertunjukan hanya dilakukan pada malam hari.
· Ketoprak Gamelan
&nbrp;
Meskipun merupakan perkembangan
lebih lanjut Ketoprak Lesung akan tetapi fungsi pertunjukan Ketoprak Gamelan ini
tidak berubah, yaitu sebagai hiburan bagi masyarakat, yang kadang-kadang
menyelipkan penerangan penerangan dari pemerintah kepada mereka.
Hanya saja ceritera yang dimainkan dalam Ketoprak Gamelan ini lebih banyak
diambil dari ceritera babad tentang kerajaan-kerajaan yang pernah ada, terutama
di Jawa. Untuk mementaskan Ketoprak diperlukan pendukung sebanyak kurang lebih
34 orang pemain, penabuh gamelan, waranggana, dan dalang.
Lama pertunjukan untuk setiap pementasan mencapai 7 sampai 8 jam, dan bisa
dilakukan baik siang maupun malam hari. Dalam pertunjukan Ketoprak ini para
aktor biasanya berpedoman pada naskah singkat yang dibuat oleh dalang. Naskah
ini hanya memuat pedoman tentang adegan apa saja yang harus ditampilkan dari inti
dan ceritera yang dipentaskan. Dialog, blocking dan lain-lain permainan di
panggung sepenuhnya dilakukan oleh pemain secara improvisasi. Ketoprak ini
menggunakan alat musik yang berupa gamelan Jawa lengkap pelog dan slendro, atau
slendro saja.
Para pemain Ketoprak memakai kostum dan make up yang bersifat realis sesuai
dengan peran dan waktu ketika mereka tampil. Tempat pertunjukan berupa pentas
berbentuk panggung dengan dekorasi (latar belakang) yang bersifat realis
(sesuai dengan lokasi kejadian, misalnya di hutan, di kraton dan lain-lain).
Demikian juga dialog yang diucapkan para pemainnya.
Ketoprak Gamelan dapat dikatakan sebagai drama tradisional yang biasanya
mengambil ceritera tentang kerajaan-kerajaan tempo dulu. Sebelum permainan
utama ketoprak di mulai, biasanya disuguhkan terlebih dahulu pertunjukan extra
berupa tari-tarian yang tidak ada hubungannya dengan ceritera yang akan
dimainkan.
4.
Modernisasi Ketoprak
Seiring berkembangnya jaman, budaya-budaya
tradisional harus dapat berkompromi dan beradaptasi dengan jaman sekarang agar
mereka bisa bertahan. Modernisasi ini bertujuan agar budaya tradisional
Indonesia tidak punah. Beberapa tayangan di televisi yang berhasil
mempertahankan budaya ketoprak adalah Ketoprak Humor, Ketoprak Canda, Ketoprak
Jampi Stres dan Ketoprak Plesetan. Tayangan-tayangan televisi di atas telah
dimodifikasi sedemikian sehingga mereka dapat beradaptasi dengan jaman
sekarang, tetapi tidak kehilangan esensi mereka sebagai kebudayaan tradisional.
Menurut data Survey Research Indonesia, salah satu lembaga pemeringkat acara
televisi, akhir Juni 2000, rating (peringkat) Ketoprak Canda 5.
Artinya, acara itu ditonton oleh 5% dari sejumlah pemirsa di beberapa kota yang
disurvai. Sementara Ketoprak Humor mengumpulkan rating 9. Dari
angka-angka di atas, dapat kita lihat bahwa modernisasi ketoprak di Indonesia
cukup berhasil.
-----------------------------------ooo-----------------------------------




ketoprak merupakan warisan bangsa kitaaa
ReplyDeletesip...
ReplyDeletesayang ketoprak mulai pudar skrng :(
ReplyDelete